Asyik Gendong-gendongan, Sejoli yang Sedang Termehek-mehek ini Jatuh dari Jembatan Setinggi 12 Meter

Asyik Gendong-gendongan, Sejoli yang Sedang Termehek-mehek ini Jatuh dari Jembatan Setinggi 12 Meter
TAK TERTOLONG: Inilah penampakan Jembatan Nguri yang menjadi lokasi jatuhnya dua pasangan yang tengah dimabuk asmara, Kamis (24/05/2018) sore. FOTO: PETAPORTAL/FAISAL NUR RACHMAN

BLITAR | PETAPORTAL-Tak gendong ke mana-mana, tak gendong ke mana-mana, enak dong, mantep dong, daripada kamu naik pesawat kedinginan, mendingan tak gendong to, enak to, mantep to, ayo.. kemana?

Penggalan lirik lagu "Tak Gendong" milik mendiang Urip Achmad Rijanto atau lebih populer dengan Mbah Surip di era tahun 2009 silam, seakan menjadi luapan hasrat cinta terakhir Edo, remaja 22 tahun asal Dusun Jemekan Desa Sambi Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri, kepada calon pengantinnya Kosasih, perawan 19 tahun dari Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar.

Makanya, Edo yang sudah kadung klepek-klepek hooh saja ketika Kosasih merajuk minta digendong saat menyusuri Jembatan Nguri yang berada di Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Kamis (24/05/2018) rembang petang. Namun nahas tak bisa ditolak sejoli yang tengah asyik masyuk ini.

Baru beberapa langkah bergendongan tiba-tiba kaki Edo terpeleset. Keduanya terjun bebas dari jembatan setinggi 12 meter ini dan jatuh di rerumputan dekat sungai. Akibatnya, nyawa Edo tak bisa diselamatkan dan tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara Kosasih yang pingsan langsung dilarikan ke Puskesmas Srengat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penuturan Asik Bagus Santoso, teman korban yang menyaksikan langsung tragedi tersebut, sejam sebelum maut menjemput keduanya sempat mampir ke penangkaran rusa di Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

"Peristiwanya berlangsung sangat cepat. Mereka (Edo dan Kosiah) jalan bergendongan. Tiba-tiba Edo terpeleset dan langsung jatuh," kata lelaki 24 tahun warga Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat, yang tampak masih terguncang atas peristiwa tersebut.

Sementara Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Hery Sugiono dalam tinjauannya di TKP, membenarkan korban terjatuh dari Jembatan Nguri. Satu orang dinyatakan tewas, satu orang diberikan pertolongan secara intensif.

"Korban meninggal Edo langsung dibawa ke RS Mardi Waluyo Kota Blitar untuk divisum. Sedangakan Kosiah dilarikan ke puskesmas terdekat," kata Hery. []

Bagikan melalui: