Rijanto, Lepas Kontingen Jumbara PMI Kabupaten Blitar

Rijanto,  Lepas Kontingen Jumbara PMI Kabupaten Blitar
Lepas. Bupati Blitar, Rijanto saat melepas kontingen Jumbara Kabupaten Blitar, di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Foto : ALIVIA/PETAPORTAL

BLITAR | PETAPORTAL - Bupati Blitar Rijanto secara resmi pada Kamis (21/06/2019) telah memberangkatkan Kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar untuk mengikuti kegiatan Jumpa, Bakti, Gembira atau Jumbara PMR IX PMI Provinsi Jawa Timur di Magetan.

Bupati Blitar Rijanto yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Blitar mengatakan, kehadiran tersebut akan berlangsung mulai tanggal 23-29 Juni 2019, dengan jumlah peserta kurang lebih ada 60 orang beserta dengan pendamping. Sedangkan peserta inti kurang lebih ada 37 Anggota Kontingen PMR itu sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat yang terdiri dari perwakilan PMR tingkat mula (SD/MI), PMR tingkat Madya (SMP /MTS) dan PMR tingkat Wira ( SMA /SMK /MA ).

"Yang bisa mengikuti kegiatan ini tidak sembarang anak, artinya mereka melalui tahapan seleksi yang cukup ketat, mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTS, hingga anak anak tingkat SMA/SMK. Sehingga mereka ini harus melakukan tugasnya secara baik dan maksimal," jelasnya, Kamis (21/06).

Kata Bupati Blitar Rijanto, untuk itu seluruh peserta harus menjaga kesehatan, tetap kompak dengan seluruh anggota nya dan bisa mengikuti seluruh kegiatan dengan baik dan maksimal. Menurutnya, kontingen PMR adalah pelajar yang harus dibentuk karakternya agar menjadi generasi muda yang berkualitas, cinta tanah air, cinta kepada sesamanya dan siap menjadi pemimpin yang akan meneruskan pemimpin pemimpin bangsa.

"Yang pasti pesan saya agar mereka harus pintar pintar menjaga kondisi kesehatan, karena cuaca sedang tidak menentu, sehingga harapan kami tahun ini seluruh kegiatan bisa dilakukan dengan baik dan bisa kembali meraih juara umum seperti di tahun sebelumnya yang di selenggarakan di Jember," tegasnya.

Sementara itu Sekertaris PMI Kabupaten Blitar Bambang Wahyu mengatakan, sebelumnya tepatnya pada tahun lalu pihaknya telah melakukan seleksi bagi peserta yang akan mengikuti kegiatan ini. Seleksi dilakukan dengan cara mengadakan Olimpiade beberapa kali, sehingga bisa menetapkan peserta yang berhak mengikuti kegiatan ini.

"Proses seleksi sudah dilakukan sejak tahun lalu. Dan sangat ketat sekali, artinya mereka mengikuti berbagai olimpiade dan yang meraih poin tinggi dinyatakan lolos dan berhak mengikuti kegiatan ini," kata dia.[HMS/ADV]

Bagikan melalui: